Dampak Kesehatan Akibat Kurang Serat

May 31, 2014

Mengkonsumsi makanan berserat ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan, selain dapat mencegah beberapa penyakit yang serius, mengkonsumsi makanan berserat  juga memberikan rasa kenyang serta dapat melancarkan pencernaan.

 

Sebuah penelitian membuktikan kalau seseorang rutin memenuhi kebutuhan harian serat (14 gram setiap 1.000 konsumsi kalori) memiliki kesempatan hidup 9 tahun lebih panjang. Serat  berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh yang biasanya memicu penyakit  jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Dalam sebuah penelitian jangka panjang, mengkonsumsi makanan berserat mampu mencegah penyakit jantung. Penelitian tersebut juga membuktikan kalau serat berkhasiat mencegah inflamasi (peradangan).

 

Serat didapat dari gandum (misalnya oatmeal, roti gandum, beras merah), sayur-sayuran (misalnya wortel, brokoli, kangkung, bayam), buah-buahan (misalnya apel,pisang,jeruk )serta kacang-kacangan (buncis, kacang polong, kacang kedelai).

 

Berbagai penelitian kesehatan telah membuktikan bahwa kekurangan asupan serat ternyata beresiko mendatangkan penyakit.

 

Berikut beberapa penyakit yang dapat timbul akibat kurang mengkonsumsi serat :

  • Kencing Manis (Diabetes Militus)

Pola makan dengan tinggi gula dan rendah serat akan meningkatkan risiko wanita terkena Diabetes tipe II. Diet kaya serat tinggi dapat memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga mengurangi risiko terkena diabetes hingga 28 %

 

  • Kolesterol tinggi

Hasil studi menunjukkan bahwa makanan yang tinggi serat dapat menurunkan kolesterol. Serat yang larut dalam air bersifat mengikat kolesterol, dan membantu untuk menyingkirkan kolesterol dari sistem pencernaan. Hal inilah yang membuat kolesterol dalam darah turun.

 

  • Penyakit Jantung Koroner

Akibat kurang serat dalam makanan sehari-hari dapat menyebabnya tinggi kadar kolesterol tubuh yang dapat menyebabkan risiko terkena penyakit jantung koroner meningkat. Studi menunjukkan bahwa dengan meningkatkan asupan serat  rata-rata 10 - 20 gram perhari maka risiko kematian akibat penyakit jantung dapat diturunkan  sampai dengan 19-27 % .

 

  • Kanker

Menurut National Cancer Institute sekitar sepertiga kasus kematian akibat kanker disebabkan oleh pola makan yang salah. Menurut hasil penelitian, diet yang tinggi serat  dapat mengurangi risiko beberapa kanker, termasuk kanker usus besar.

 

  • Sembelit

Akibat kurang serat dapat menyebabkan pencernaan tidak lancar dan sulit BAB. Serat dapat membantu melunakkan feses sehingga mudah di keluarkan. Serat dalam makanan juga membantu meningkatkan kemampuan gerak peristaltik usus sehingga sisa-sisa makanan tidak harus berlama-lama di dalam usus besar dan segera dikeluarkan melalui BAB.

 

  • Ambeien atau wasir

Bila kurang serat  dan tidak cukup minum air dapat menyebabkan feses menjadi  keras dan sulit dikeluarkan. Saat BAB perlu mengejan  sehingga meningkatkan risiko timbulnya wasir.

 

  • Tekanan darah tinggi (Hipertensi)

Beberapa studi menunjukkan bahwa asupan serat yang tinggi dapat menurunkan baik tekanan darah sistolik dan diastolik.

 

  • Berat badan naik

Serat punya kecenderungan membuat perut menjadi kenyang dalam jangka waktu yang cukup lama. Apabila kurang serat maka akan mudah lapar sehingga sulit dapat mengendalikan berat badan.


[dr Novie Hediyani, MKK/dokterkuonline.com]

 

SUMBER :

 

  • http://female.kompas.com/read/2009/12/03/17192455/penyakit.akibat.kekurangan.serat

  • http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/1931/1/09E01454.pdf

  • http://www.konimex.com/post/healthy-lifestyle/keluarga-sehat/serat-sehat-untuk-pencernaan-1/

  • http://www.merdeka.com/sehat/7-fungsi-penting-serat-bagi-tubuh.html

  • http://www.fitday.com/fitness-articles/nutrition/healthy-eating/6-health-risks-of-eating-too-little-fiber.html

  • http://www.webmd.com/food-recipes/features/4-warning-signs-your-diet-may-lack-fiber

 

Please reload

Please reload

Cari di Arsip dokterkuonline:

Baca Artikel Lain:

Please reload

  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • Pinterest Social Icon
  • Instagram Social Icon
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar

© dokterkuonline - 2014, Partnership, Sponsorship, & Advertisement : dokterkuonline@gmail.com   designed by Kimpoel's Creative Community

  • w-facebook
  • Twitter Clean
  • w-googleplus