Outbreak MERS-CoV

Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV)  merupakan suatu strain baru dari virus  corona. MERS-CoV mulai berjangkit di Arab Saudi sejak Maret 2012 dan menyebar ke negara Eropa serta dapat menyebar ke negara lain.

 

Ancaman MERS-CoV perlu di waspadai , karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah populasi umat muslim yang besar. Pada musim haji atau saat melakukan ibadah umroh  maka para jamaah akan berpergian ke Arab Saudi. Disamping itu banyak TKI yang bekerja di Arab Saudi setiap tahunnya. Ketiga kelompok tersebut berpotensi menyebarkan virus MERS-CoV di  Indonesia.

 

Sampai saat ini, 25 negara telah melaporkan kasus, termasuk negara-negara di Timur Tengah: Mesir, Iran, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Arab Saudi (KSA), Uni Emirat Arab (UEA) dan Yaman; di Afrika: Aljazair, dan Tunisia; di Eropa: Austria, Perancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Turki dan Inggris; di Asia: China, Republik Korea, Malaysia dan Filipina; dan di Amerika Utara: Amerika Serikat. Sementara, jumlah negara yang paling banyak terjangkit MERS CoV adalah Arab Saudi dan Korea Selatan.

 

Pada Mei 2015 kedua negara baru telah terpengaruh MERS-CoV yaitu Cina dan Korea Selatan. Kasus di Korea pertama kali  di temukan pada seorang pria 68 tahun yang kembali dari  perjalanan ke Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab dan Bahrain. Saat ini terdapat 172 kasus MERS di Korea Selatan.  Guna mencegah penularan, pemerintah Korsel mengarantina sedikitnya 1.600 orang.

Di Indonesia sendiri, pihak Kementerian Kesehatan menyebutkan MERS CoV belum masuk dan menyerang Warga Negara Indonesia. Kasus yang terakhir, seorang pasien berusia dua tahun yang diduga tertular MERS CoV setelah berlibur ke Korea Selatan, dinyatakan negatif oleh Kementerian Kesehatan.

 

 

Gejala klinis MERS-CoV pada umumnya berupa demam di atas 38 derajat celcius, batuk, gangguan pernafasan akut, sesak nafas, radang paru (pneumonia), kadang-kadang terdapat gangguan pencernaan seperti diare. Kelompok risiko tinggi tertular penyakit ini adalah usia lanjut (> 60 tahun), anak-anak, wanita hamil, penderita penyakit kronis seperti hipertensi, kencing manis, penyakit jantung dan gangguan imunitas. Sampai saat ini belum terdapat pengobatan yang spesifik dan belum ada vaksinnya. Infeksi MERS-CoV memiliki tingkat kematian sebesar 27%, menurut WHO.

 

Cara penularan melalui  kontak langsung sari percikan dahak saat penderita batuk atau bersin dan tidak langsung melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi virus seperti gagang pintu, pegangan tangga, berjabat tangan dll. Masa inkubasi berlangsung sampai dengan 14 hari.

Untuk mencegah penyebaran MERS CoV di Indonesia, pihak Kementerian Kesehatan akan meletakkan alat pendeteksi suhu panas tubuh atau thermo scanner di 13 bandara Internasional yang ada di Indonesia. Alat tersebut membantu mendeteksi penumpang yang tertular virus MERS- CoV.

 

Upaya pencegahan yang dapat dilakukan terutama kepada calon jamaah haji dan umroh adalah dengan melakukan prilaku hidup sehat seperti sering mencuci tangan, menggunakan masker, istirahat yang cukup, jangan meludah sembarang tempat, cukup istirahat, makan makanan dengan gizi yang seimbang, perbanyak minum air putih, menjaga daya tahan tubuh serta menghindari kontak dengan penderita maupun hewan penular seperti unta.

 

Prepared by Dr Novie Hediyani, MKK

 

SUMBER: : https://en.wikipedia.org/wiki/2015_Middle_East_respiratory_syndrome_outbreak_in_South_Korea

https://en.wikipedia.org/wiki/Middle_East_respiratory_syndrome_coronavirus

http://www.who.int/csr/disease/coronavirus_infections/risk-assessment-3june2015/en/

http://www.reuters.com/article/2015/06/22/us-health-mers-southkorea-idUSKBN0P200C20150622

http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/06/150608_dunia_korsel_mers

http://www.cnnindonesia.com/nasional/20150626105300-20-62539/cegah-mers-kemenkes-siapkan-pendeteksi-suhu-di-13-bandara/

http://www.depkes.go.id/folder/view/01/structure-kesehatan-haji-virus-mers.html

 

 

 

 

Please reload

Please reload

Cari di Arsip dokterkuonline:

Baca Artikel Lain:

14 Dec 2019

Please reload

  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • Pinterest Social Icon
  • Instagram Social Icon
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar

© dokterkuonline - 2014, Partnership, Sponsorship, & Advertisement : dokterkuonline@gmail.com   designed by Kimpoel's Creative Community

  • w-facebook
  • Twitter Clean
  • w-googleplus