Kelelahan Mata pada Pengguna Komputer dan Gadget

 

Saat ini komputer dan gadget menjadi bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Pekerjaan atau tugas sekolah terkadang memaksa kita untuk menghabiskan waktu cukup lama menatap layar komputer atau karena asyik bermain game dan bermedia sosial tidak terasa mata sudah lama menatap layar ponsel.

 

Akibat dari kebiasaan melihat layar komputer atau layar ponsel tersebut, mata mulai terasa pedih. Keluhan tersebut menunjukkan  mata mengalami  kelelahan. Mata lelah dalam istilah medis di kenal dengan asthenopia.

 

Sejalan dengan peningkatan penggunaan komputer dan gadget saat ini maka keluhan penglihatan yang disebabkan oleh layar monitor tersebut semakin meningkat. Studi menunjukkan 50 sampai 90% pegawai kantoran yang biasa bekerja didepan monitor mengalami ketegangan mata dan gejala penglihatan yang mengganggu lainnya.

 

Penelitian oleh Reddy SC et all (2013) menunjukkan bahwa 90% mahasiswa di perguruan tinggi di Malaysia mengalami satu atau lebih keluhan penglihatan akibat komputer. Penelitian oleh Bhanderi et all (2008) menunjukkan bahwa 46.3% mahasiswa di India mengalami asthenopia pada saat atau setelah menggunakan komputer.

 

Penelitian oleh Noer Haeny di PT Angkasa Pura II cabang utama bandara Soekarno Hatta Tangerang  menunjukkan bahwa 86,7% petugas radar controller mengalami kelelahan pada mata.

 

Meski dampak yang ditimbulkan akibat mata lelah terbilang tidak berbahaya, namun kondisi mata lelah dapat mengganggu aktivitas dan peningkatan jumlah kesalahan saat bekerja sehingga produktivitas kerja seseorang menurun.

 

Mengenal Kelelahan Mata

 

Kelelahan mata dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain bertambahnya usia, refraksi mata, bekerja dengan penglihatan jarak dekat dalam waktu lama dan  penerangan yang buruk.

 

Mata lelah adalah kondisi tidak nyaman pada mata disertai nyeri kepala yang disebabkan karena penggunaan mata secara berlebihan karena bekerja terlalu lama. Mata lelah yang diakibatkan karena penggunaan komputer atau gadget dalam waktu lama di sebut dengan Computer Vision Syndome (CVS) atau Digital Eye Strain.

Computer Vision Syndome (CVS) dapat terjadi karena :

  • Penggunaan monitor cathod ray tube (CRT) pada komputer atau televisi. Monitor jenis ini memiliki image flickering yang membuat mata lelah.

  • Posisi duduk yang tidak ergonomis misalnya terlalu membungkuk dalam waktu yang lama saat bekerja di depan komputer.

  • Angulasi monitor yang kurang tepat

  • Sinar pada layar monitor yang menyebabkan silau

  • Paparan AC atau kipas angin yang terlalu dingin atau kencang dan mengarah ke wajah

  • Dehidrasi karena sering lupa minum sehingga mata kering

  • Berkurangnya refleks mengedip karena mata konsentrasi melihat gambar atau tulisan di komputer atau layar ponsel

Gejala Mata Lelah

 

Ketika mata lelah, biasanya akan terjadi beberapa gejala antara lain :

  • Gejala eksternal

Gejala ini timbul akibat terlalu lama membuka kelopak mata saat berkonsentrasi penuh pada suatu pekerjaan dengan jarak pandang dekat (misalnya membaca atau menjahit). Kondisi ini membuat penguapan air mata menjadi lebih cepat sehingga mata menjadi kering, terasa kasat atau berair, pedih, kemerahan dan gatal.

 

  • Gejala internal

Gejala ini timbul akibat akomodasi dan konvergensi mata yang berlebihan. Saat fokus pada penglihatan dekat, terjadi kontraksi pada otot siliar di bola mata yang diperlukan agar lensa mata menjadi lebih cembung. Selain itu penglihatan dekat juga membuat kedua mata bergerak ke tengah dan jika terjadi dalam durasi yang lama akan membuat otot eksternal mata menjadi lelah. Kondisi ini menyebabkan nyeri kepala, mata terasa tegang, nyeri pada bola mata dan daerah sekitar mata, nyeri leher, mual dan kedutan pada kelopak mata.

 

  • Gejala lainnya seperti penglihatan tidak fokus atau kesulitan fokus, penglihatan kabur, penglihatan menjadi ganda, sensitif terhadap cahaya, nyeri bahu dan punggung

Mata lelah pada taraf ringan dapat hilang dengan sendirinya. Namun jika kondisi mata lelah terus berlangsung atau tidak di tangani dengan baik, maka gejala yang dialami dapat bertambah berat sehingga dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas sehari-hari.

 

Tips agar Mata Tidak Lelah

 

 

Berikut tips yang dapat dilakukan untuk mencegak kelelahan pada mata: 

  • Berikan jeda istirahat diantara penggunaan komputer atau gadget dengan prinsip 20-20-20 à setiap 20 menit bekerja dengan komputer dalam jarak pandang dekat, alihkan pandangan ke jarak 20 kaki atau sekitar 3 meter selama 20 detik

  • Duduk dengan jarak sepanjang lengan (sekitar 60 cm) dari layar komputer atau gadget

  • Jika layar komputer terbuat dari kaca, gunakan filter layar yang matte untuk mengurangi kesilauan pada layar komputer

  • Hindari pencahayaan yang langsung mengarah ke layar komputer atau gadget

  • Gunakan pencahayaan yang tepat

  • Rutin membersihkan layar komputer dan gadget  agar bebas dari debu

  • Sesuaikan pengaturan gambar pada komputer : tingkat kecerahan, kontras dan ukuran huruf sehinga layar komputer lebih nyaman di lihat

  • Saat membaca atau menjahit letakkan lampu di belakang kita sehingga mengarah ke obyek yang kita pandang dan tidak membuat mata kita silau sehingga mata bekerja lebih keras

  • Gunakan tetes mata buatan (artificial tears) untuk menjaga kelembaban bola mata

  • Berkedip Lebih Sering

Air mata akan  menguap lebih cepat selama kita tidak berkedip dan ini dapat menyebabkan mata kering. Untuk mengurangi risiko mata kering selama penggunaan komputer, cobalah latihan ini setiap 20 menit, berkedip 10 kali dengan menutup mata seakan tertidur (lakukan dengan sangat lambat). Ini akan membantu melembabkan mata.

 

Apabila mulai terasa menggangu akibat mata lelah segera periksakan ke dokter spesialis mata terdekat guna melakukan pemeriksaan anatomi mata secara menyeluruh.

 

Prepared by: dr Novie Hediyani, MKK

 

SUMBER :

  • Majalah Health First

  • https://www.optikmelawai.com/kesehatan-mata/tips-mengatasi-mata-lelah-akibat-bermain-komputer.html

  • Studi kelelahan mata pada pengguna komputer dan intensitas penerangan di laboratorium komputer, Muhammah Ikhwan Ardiansyah

Please reload

Please reload

Cari di Arsip dokterkuonline:

Baca Artikel Lain:

14 Dec 2019

Please reload

  • Facebook Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • Pinterest Social Icon
  • Instagram Social Icon
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar
dokterku online sehat dengan cara pintar

© dokterkuonline - 2014, Partnership, Sponsorship, & Advertisement : dokterkuonline@gmail.com   designed by Kimpoel's Creative Community

  • w-facebook
  • Twitter Clean
  • w-googleplus